Langsung ke kontenBaki Fast
ID
Buka di web
Download di App StoreSegera hadirTemukan di Google PlaySegera hadir

Buku kas bon untuk warung dan toko kelontong

Di warung, bon tetangga bertambah sedikit demi sedikit setiap hari dan biasanya dilunasi pas gajian. Dengan Baki Fast setiap keluarga punya akunnya sendiri, setiap belanja tercatat dalam hitungan detik, dan terlihat di satu daftar siapa yang perlu diingatkan saat tanggal muda.

Diperbarui:

Bagaimana ngebon di warung biasanya berjalan?

Warung kelontong hidup dari kepercayaan. Keluarga yang sama datang setiap hari untuk beras, minyak goreng, telur, gas melon, kopi sachet, atau rokok. Jumlahnya kecil, tapi di akhir bulan bisa jadi ratusan ribu. Kebanyakan dibayar saat gajian, kiriman dari suami yang merantau, atau hasil panen; ada yang lunas sekaligus, ada yang "separuh dulu ya, Bu".

Lalu ada yang disuruh: anak datang membawa pesan, "Kata Mama, gula sekilo sama mi dua, dibon dulu." Catatan seperti inilah yang paling sering bikin bingung, karena yang belanja bukan yang membayar.

Apa yang sering salah?

  • Yang kecil tidak tercatat: satu bungkus rokok yang lupa ditulis saat ramai jadi "perasaan saya tidak sebanyak itu" di akhir bulan.
  • Akun siapa? Tiga orang dari satu rumah ngebon, buku tidak menulis siapa.
  • Menjumlah halaman: menghitung puluhan baris dengan tangan makan waktu dan rawan salah.
  • Sungkan menagih: memberi tahu tetangga bahwa bonnya sudah banyak terasa tidak enak, jadi utangnya terus bertambah.

Menyiapkan buku warung di Baki Fast

  1. Buka aplikasinya. Tidak perlu daftar akun dan tidak perlu internet. Mau coba dulu di browser? Buka aplikasi web.
  2. Tambahkan pelanggan untuk setiap keluarga atau langganan. Isi nomor HP supaya pesan WhatsApp terkirim sekali ketuk.
  3. Kalau anak yang datang, catat Utang di akun keluarganya dan beri catatan seperti "diambil Dika".
  4. Untuk beberapa barang, pakai baris Barang: jumlah × harga, totalnya dihitung sendiri.
  5. Saat dibayar, catat Pembayaran. Pembayaran tunai ikut masuk buku kas, jadi saat tutup Anda tahu isi laci seharusnya berapa.
  6. Kalau satu akun terus naik, isi Batas utang untuk pelanggan itu; aplikasi mengingatkan sebelum kasbon baru melewatinya.

Pesan pengingat menjelang gajian

Menjelang tanggal muda, pesan pendek yang ramah sudah cukup. Pengingat utang lewat WhatsApp memasukkan saldonya ke pesan; Anda tinggal kirim. Kata-kata lain ada di contoh pesan tagih utang.

Pengingat ramah menjelang gajian

Halo Bu Siti, ini dari Warung Bu Yati. Bon Ibu bulan Oktober totalnya Rp312.500. Kalau sudah gajian, mampir saja ya, Bu, atau bisa transfer. Rinciannya bisa saya kirim kalau Ibu mau. Terima kasih!

Setelah setiap catatan, Anda bisa mengirim pesan singkat ke pelanggan: "Hari ini Rp18.000 dicatat, total Rp212.000." Kalau anak yang belanja, orang tuanya langsung tahu apa yang dibeli, dan akhir bulan tidak ada yang perlu diperdebatkan.

Pertanyaan

Amankah menyimpan buku bon di HP?

Aman: catatan tersimpan di ponsel Anda, bisa dikunci dengan PIN, wajah, atau sidik jari, dan disalin otomatis setiap hari. Kalau HP hilang, cadangan cloud terenkripsi yang gratis atau file cadangan di Drive mengembalikannya; lihat cadangan dan privasi.

Bagaimana memindahkan buku bon kertas?

Catat saldo hari ini setiap pelanggan sebagai satu utang dengan keterangan "saldo dari buku bon", atau impor sekaligus kalau daftarnya sudah di Excel. Langkahnya di pindah dari buku bon ke aplikasi.

Ada batas jumlah pelanggan?

Tidak ada: buku dasarnya gratis tanpa batas dan tanpa iklan. Beberapa toko, buku yang sama di ponsel lain atau komputer, dan laporan lebih dalam ada di Pro; lihat harga.

Bisakah pelanggan melihat saldonya sendiri?

Bisa, dengan akun bersama: pelanggan memasang Baki Fast dan melihat akun yang sama di ponselnya (versi gratis 2 akun bersama, Pro tanpa batas). Mengirim rekap lewat WhatsApp selalu gratis.

Coba dengan pelanggan Anda sendiri

Gratis diunduh, tanpa daftar. Catatan pertama Anda selesai dalam sepuluh detik.

Buka di web
Download di App StoreSegera hadirTemukan di Google PlaySegera hadir