Langsung ke kontenBaki Fast
ID
Buka di web
Download di App StoreSegera hadirTemukan di Google PlaySegera hadir

Kalkulator zakat perdagangan (dengan piutang)

Hitung zakat perdagangan warung atau toko, dengan kasbon pelanggan ikut dihitung. Kas Rp30 juta, stok Rp170 juta, dan piutang lancar Rp20 juta, dikurangi utang jatuh tempo Rp40 juta, tersisa Rp180 juta: zakatnya 2,5%, atau Rp4,5 juta, kalau mencapai nisab.

Diperbarui:

Tahun zakat

Zakat yang dikeluarkan

Rp 4.500.000

Jika harta bersih mencapai nisab. Ketik harga emas per gram atau nilai nisab untuk melihat nisabnya.

Harta bersih (dasar zakat)

Rp 180.000.000

Kas + stok + piutang lancar

Rp 220.000.000

Dihitung di browser Anda; jumlah yang Anda ketik tidak dikirim ke mana pun.

Apa saja yang dihitung?

Zakat perdagangan = (uang kas + stok barang dengan harga pasar + piutang lancar − utang jangka pendek yang jatuh tempo) × 2,5%. Menurut BAZNAS, zakat perdagangan dihitung dari total nilai harta dagang pada akhir tahun, yang “meliputi modal, keuntungan, dan piutang lancar, setelah dikurangi utang jangka pendek yang jatuh tempo”. Untuk warung atau toko, rinciannya begini:

  • Uang kas: uang tunai di laci, uang di rekening, dan saldo e-wallet usaha.
  • Stok barang: semua barang yang disimpan untuk dijual. BAZNAS menilainya “berdasarkan harga pasar saat zakat dikeluarkan”, bukan dengan harga beli dulu.
  • Piutang lancar: kasbon pelanggan yang akan dibayar (lihat di bawah).
  • Dikurangi utang jangka pendek yang jatuh tempo: misalnya utang ke agen atau grosir, sewa, dan gaji yang harus dibayar.
  • Tidak dihitung: rak, etalase, kulkas, timbangan, motor, dan bangunan toko, karena bukan barang yang dijual. Artikel BAZNAS tidak membahasnya; Dar al-Ifta (Mesir) dan Diyanet (Turki) menyebut aset tetap seperti ini tidak dizakati.

Keuntungan tidak perlu diketik terpisah: keuntungan yang sudah didapat biasanya sudah berupa uang kas, barang di rak, atau kasbon pelanggan, jadi cukup dihitung sekali di kolom-kolom itu.

Contoh yang dicek manual

Contoh di artikel BAZNAS: modal dan stok barang Rp200 juta, piutang lancar Rp20 juta, utang jatuh tempo Rp40 juta Harta bersih = 200 juta + 20 juta − 40 juta = Rp180 juta Zakat = 2,5% × Rp180 juta = Rp4,5 juta (hitungan kami; artikel berhenti di “2,5 persen dari Rp180 juta”) Di kalkulator: uang kas Rp30 juta + stok Rp170 juta + piutang Rp20 juta − utang Rp40 juta, hasilnya sama

Piutang lancar: kasbon mana yang dihitung?

BAZNAS hanya menyebut piutang lancar. Di buku kasbon warung, itu kasbon yang masih berjalan dan Anda yakin akan dibayar. Pilah utang pelanggan menjadi dua:

  • Lancar, dihitung: pelanggan tetap yang rutin membayar atau mencicil, kasbon baru, dan pelanggan yang sudah berjanji membayar pada tanggal tertentu.
  • Macet atau diragukan, tidak dihitung: pelanggan yang berbulan-bulan tidak membayar dan sulit dihubungi, sudah pindah, atau menyangkal utangnya.
Contoh memilah buku kasbon

Total kasbon di buku Rp23.500.000: Rp20.000.000 dari pelanggan yang rutin membayar → piutang lancar, dihitung Rp3.500.000 dari dua pelanggan yang setahun tidak membayar → diragukan, tidak dihitung

Di kalkulator, ketik kasbon yang lancar di kolom Piutang lancar dan yang macet di kolom Kasbon macet atau diragukan. Yang kedua tidak ikut dihitung, hanya ditampilkan supaya jumlahnya tetap terlihat. Kalau nanti dibayar, uangnya masuk kas dan ikut dihitung pada zakat berikutnya.

Nisab dan haul

Menurut BAZNAS, nisab zakat perdagangan “disamakan dengan nisab emas, yaitu setara dengan 85 gram emas”. Artikelnya tidak menyebut kadar karat emas itu dan tidak menulis angka rupiah. Ketik harga emas per gram hari ini; kalkulator menghitung nisab = 85 × harga, lalu membandingkannya dengan harta bersih.

Untuk zakat penghasilan dan jasa, bukan zakat perdagangan, BAZNAS menetapkan nilai nisab 2026 sebesar Rp91.681.728 setahun (Rp7.640.144 sebulan), yang mengacu pada “harga emas 14 karat dengan nilai setara 85 gram emas” (SK Ketua BAZNAS No. 15 Tahun 2026). Artikel zakat perdagangan tidak merujuk ke angka itu. Kalau lembaga zakat Anda memakai nilai nisab tertentu, ketik di kolom nilai nisab sendiri.

Contoh yang dicek manual

Misalkan harga emas Rp2.000.000 per gram (angka contoh, bukan harga hari ini): Nisab = 85 × Rp2.000.000 = Rp170.000.000 Harta bersih Rp180.000.000 ≥ Rp170.000.000 → zakat 2,5% × Rp180.000.000 = Rp4.500.000 Harta bersih Rp120.000.000 < Rp170.000.000 → tahun ini belum wajib zakat perdagangan

Haul adalah “kepemilikan harta selama satu tahun hijriah”, dan menurut BAZNAS haul itu “dihitung sejak modal usaha mencapai nisab”. Catat tanggal hijriah saat harta dagang Anda pertama kali mencapai nisab; setahun hijriah kemudian, hitung lagi dengan harga pasar hari itu.

Kalkulator tidak mengambil harga emas secara otomatis. Pakai harga jual emas per gram pada hari Anda menghitung zakat, dari toko emas atau tempat Anda biasa membeli emas.

Tahun hijriah atau tahun Masehi?

Tahun hijriah sekitar 354 hari, 11 hari lebih pendek dari tahun Masehi. Kalau pembukuan warung Anda berjalan dari 1 Januari sampai 31 Desember, ada rumus dari ZATCA, otoritas zakat Arab Saudi, untuk tahun buku yang bukan tahun hijriah: tarifnya dihitung sebanding dengan jumlah hari, 2,5% ÷ 354 × 365 = 2,5777% (peraturan pelaksanaan pemungutan zakat ZATCA, pasal 15). BAZNAS tidak menyebut rumus ini. Pilihan Tahun Masehi di kalkulator memakai rumus ZATCA; keputusannya ada pada Anda.

Di mana ketentuan lembaga zakat berbeda?

  • Emas untuk nisab: BAZNAS (zakat perdagangan) dan PPZ-MAIWP (Malaysia) 85 gram emas; Dar al-Ifta (Mesir) 85 gram emas 21 karat; Diyanet (Turki) 80,18 gram emas 24 karat.
  • Piutang: BAZNAS hanya menghitung piutang lancar. Menurut Diyanet, piutang dagang yang diakui pengutang adalah “piutang kuat”: zakatnya wajib setiap tahun, dan zakat tahun-tahun yang belum dibayar dikeluarkan setelah piutangnya tertagih; piutang yang tidak bisa diharapkan tidak dizakati setiap tahun, dan kalau akhirnya dibayar, zakatnya hanya untuk tahun itu. Dar al-Ifta membolehkan perusahaan memasukkan piutang yang baik setiap tahun, atau menzakati setiap pembayaran yang masuk.
  • Utang: BAZNAS mengurangkan utang jangka pendek yang jatuh tempo. Diyanet mencatat tiga pendapat: kebanyakan ulama Hanafi mengurangkan utang yang sudah maupun belum jatuh tempo, sebagian hanya yang sudah jatuh tempo, dan menurut mazhab Syafi’i tidak ada utang yang dikurangkan. Untuk pinjaman jangka panjang, Diyanet hanya mengurangkan bagian yang jatuh tempo pada tahun zakat itu.

Halaman ini memberi informasi umum. Untuk keadaan khusus, misalnya usaha patungan, tanyakan ke BAZNAS atau lembaga amil zakat di daerah Anda.

Buku kasbon memudahkan bagian tersulit

Bagian paling lama dalam zakat perdagangan adalah daftar siapa berutang berapa dan mana yang benar-benar akan dibayar. Di Baki Fast, bagian atas layar menunjukkan berapa yang akan Anda terima dari pelanggan dan berapa yang harus Anda bayar ke pemasok, dan daftar pelanggan bisa diurutkan menurut utang paling lama. Lihat catat utang pelanggan. Uang di laci bisa dihitung dengan hitung uang kas.

Sumber

  • BAZNAS: Zakat Perdagangan: Ketentuan Syariah dan Contohnya (30/12/2025) (dicek 3 Nov 2026)
  • BAZNAS: Nisab zakat penghasilan dan jasa 2026 (SK Ketua BAZNAS No. 15/2026, 24/02/2026) (dicek 3 Nov 2026)
  • ZATCA: Implementing Regulations for Zakat Collection 1445H (2024), article 15 (dicek 3 Nov 2026)
Pasang kalkulator ini di situs Anda

Salin kode ke halaman Anda. Alatnya gratis, dengan tautan kecil Baki Fast di bawahnya.

Halaman ini berisi informasi umum, bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturannya berbeda di tiap negara dan bisa berubah; tanyakan ke akuntan atau pengacara sebelum memutuskan.

Pertanyaan

Zakat perdagangan berapa persen?

2,5% dari harta bersih: uang kas, stok dengan harga pasar, dan piutang lancar, dikurangi utang jangka pendek yang jatuh tempo. Menurut BAZNAS, zakat ini wajib jika harta bersih mencapai nisab senilai 85 gram emas dan sudah dimiliki satu tahun hijriah.

Berapa nisab zakat perdagangan?

Menurut BAZNAS, setara dengan 85 gram emas, jadi nilainya 85 kali harga emas per gram pada hari Anda menghitung. Angka Rp7.640.144 sebulan yang ditetapkan BAZNAS untuk 2026 adalah nisab zakat penghasilan dan jasa, bukan zakat perdagangan.

Apakah piutang juga dizakati?

Dalam zakat perdagangan, piutang lancar ikut dihitung menurut BAZNAS: kasbon yang Anda yakin akan dibayar. Kasbon yang macet atau diragukan tidak dimasukkan dalam hitungan ini.

Zakat perdagangan dikeluarkan setelah berapa lama?

Setelah haul, yaitu kepemilikan selama satu tahun hijriah. Menurut BAZNAS, haul “dihitung sejak modal usaha mencapai nisab”, dan barang dinilai dengan harga pasar saat zakat dikeluarkan.

Coba dengan pelanggan Anda sendiri

Gratis diunduh, tanpa daftar. Catatan pertama Anda selesai dalam sepuluh detik.

Buka di web
Download di App StoreSegera hadirTemukan di Google PlaySegera hadir