Kalkulator diskon, kenaikan harga, dan persentase perubahan
Hitung harga setelah diskon atau kenaikan harga dalam satu langkah: Rp25.000 diskon 20% menjadi Rp20.000, dan Rp20.000 naik 15% menjadi Rp23.000. Ketik harga lama dan baru untuk melihat perubahannya dalam persen: dari Rp20.000 ke Rp23.000 berarti naik 15%.
Diperbarui:
Harga baru
Rp 20.000
Potongan
Rp 5.000
Dihitung di browser Anda; tidak ada yang dikirim.
Rumusnya
- Harga setelah diskon = harga × (1 − diskon)
- Harga setelah naik = harga × (1 + kenaikan)
- Persentase perubahan = (harga baru − harga lama) ÷ harga lama
- Harga sebelum diskon = harga setelah diskon ÷ (1 − diskon)
Diskon 20%: Rp25.000 × 0,80 = Rp20.000 Naik 15%: Rp20.000 × 1,15 = Rp23.000 Perubahan: (23.000 − 20.000) ÷ 20.000 = 15%
Dua diskon tidak dijumlahkan
Rp100.000 diskon 20%, lalu diskon lagi 10%: 100.000 × 0,80 = Rp80.000 80.000 × 0,90 = Rp72.000 Total diskonnya 28%, bukan 30%
Begitu juga, naik 20% lalu diskon 20% tidak kembali ke harga lama: Rp100.000 → Rp120.000 → Rp96.000.
Harga naik dan pelanggan kasbon
Barang yang diambil dengan kasbon diutang dengan harga hari itu; kenaikan harga sesudahnya tidak mengubah utang lama. Untuk melihat berapa nilai yang hilang selama menunggu, coba kalkulator inflasi.
Pasang kalkulator ini di situs Anda
Salin kode ke halaman Anda. Alatnya gratis, dengan tautan kecil Baki Fast di bawahnya.
Pertanyaan
Bagaimana mencari harga asli sebelum diskon?
Bagi harga setelah diskon dengan (1 − diskon). Kalau setelah diskon 20% harganya Rp20.000, harga aslinya 20.000 ÷ 0,80 = Rp25.000.
Bagaimana menghitung persentase kenaikan harga?
Bagi selisihnya dengan harga lama, lalu kalikan 100. Harga yang naik dari Rp4.000 menjadi Rp5.000 naik (5.000 − 4.000) ÷ 4.000 = 25%.